Macam-macam Produser dan Perannya
- Sausan Bilqis
- Jan 5
- 2 min read
Pernah lihat kredit film dan bingung kenapa title “produser” jumlahnya banyak dan turunannya beragam? Ada macam-macam produser dan perannya masing-masing. Mulai dari Executive Producer, Producer, Line Producer, sampai Post-Producer. Emangnya satu produser aja nggak mencukupi ya? Faktanya, berbagai jenis produser tersebut memiliki peran, tanggung jawab, dan fokus kerja yang berbeda dalam memastikan produksi film berjalan secara efektif dari ideation hingga penayangan. Mereka mengurus hal strategis, kreatif, teknis, hingga manajemen waktu dan biaya. Untuk menjawab rasa penasaran seputar siapa melakukan apa di balik layar, yuk simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

EXECUTIVE PRODUCER
Secara umum, dikenal sebagai investor pada proyek film. Perannya berbeda, ada yang invest dengan kepercayaan kreatif penuh pada tim proyek, ada yang turut terlibat juga dalam proses kreatif. Namun, pada dasarnya mereka akan menjadi supervisi yang memiliki pengaruh besar terhadap keputusan strategis dan keberlanjutan proyek. Biasanya, kalau di film panjang mereka adalah pemilik production house yang mempercayai cerita dari director-producer. Contoh, Ernest Prakasa dengan Imajinari, Angga Dwimas Sasongko dengan Visinema, dan Manoj Punjadi dengan MD Pictures.
PRODUCER
Dapat disebut manajer utama produksi film. Mulai dari pengembangan ide bersama sutradara, perencanaan, penggalangan dana, dan distribusi. Produser berperan menjaga kesimbangan visi kreatif dengan realitas bisnis. Makanya, produser dan sutradara yang sudah memiliki chemistry tersendiri biasanya akan jadi partner seterusnya seperti Riri Riza dengan Mira Lesmana atau Yandy Laurens dengan Suryana Paramita dan pSelain itu, produser juga kerap mengurus proses distribusi film.
LINE PRODUCER
Peran krusial dalam manajemen teknis dan anggaran di lapangan. Mulai dari menyusun budget detail, alokasi biaya sesuai kebutuhan departemen, sampai dengan mengamankan kru, peralatan, dan logistik sesuai kebutuhan produksi tepat waktu. Line Producer banyak bekerja erat dengan UPM (Unit Production Manager) dalam mengatur operasional harian produksi. Selain itu, line-prod juga turut mengurus timeline produksi secara keseluruhan agar proses syuting berjalan efisien dan terkontrol (bukan call-sheet harian yaa, kalau ini biasa di-handle oleh Asisten Sutradara).
POST-PRODUCER
Dalam produksi audio-visual, setelah proses produksi kita masuk ke pasca-produksi, baik itu online, offline, atau sound design. Peran post-producer di sini memastikan proses pasca-produksi berjalan efektif dan sesuai timeline karena editing, sound design, color grading, hingga final delivery perlu dikoordinasikan sesuai standar kualitas. Post-producer sendiri biasanya hadir dari post-production house untuk produksi skala besar seperti mega produksi karena proses post-production memiliki kompleksitas itu sendiri. Sehingga kehadiran post-produser ini sendiri bersifat opsional, namun kehadirannya akan sangat membantu menjaga kualitas dan ketepatan waktu.
Nah, kalau kalian butuh project manajerial yang solid untuk produksi audio-visual, Cinemajestic Pictures dapat menjadi partner kreatif kalian. Untuk mewujudkan kebutuhan audio-visual dengan sesuai kebutuhan, ide kreatif yang relevan dengan masa kini, dan mengutamakan kolaborasi di setiap prosesnya. Mulai dari iklanin brand, content production, TVC, hingga berbagai format audio-visual lainnya. Info lebih lanjut bisa kalian akses di cinemajesticpictures.com




Comments